Viral Tren Diet Sardine Fast, Bisa Buat Kulit Glowing?

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Rabu 18 Februari 2026 07:32 WIB
Viral Tren Diet Sardine Fast, Bisa Buat Kulit Glowing? (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Belakangan ini media sosial diramaikan dengan tren diet ekstrem bernama sardine fast. Pola makan ini mengharuskan seseorang hanya mengonsumsi ikan sarden kalengan selama beberapa hari tanpa tambahan makanan lain.

Dilansir dari artikel di Vogue, tren ini mencuri perhatian karena klaimnya yang cukup bombastis. Mulai dari membantu menurunkan gula darah, mempercepat penurunan berat badan, hingga membuat kulit tampak lebih cerah atau glowing.

Sardine fast termasuk dalam kategori mono diet, yakni pola makan yang hanya berfokus pada satu jenis makanan dalam periode tertentu, biasanya 1 sampai 3 hari atau bahkan lebih. Selama menjalani diet ini, pelaku tidak mengonsumsi sayur, buah, karbohidrat, maupun makanan olahan lainnya. Tujuannya adalah membuat tubuh masuk ke kondisi metabolik tertentu serta memaksimalkan manfaat nutrisi yang terkandung dalam sarden.

Penulis Vogue, Hannah Coates, dikutip Rabu (18/2/2026), sempat mencoba pola makan ini selama tiga hari penuh. Pada hari pertama, ia mengaku merasa kenyang setelah mengonsumsi sarden, tetapi mulai merasa lelah di sore hari karena tidak ada asupan karbohidrat maupun sayuran.

 

Memasuki hari kedua, rasa lapar masih muncul terutama di malam hari. Sementara di hari ketiga, kebosanan akibat menu yang monoton mulai memengaruhi suasana hati.

Secara fisik, ia memang merasa kulitnya tampak lebih cerah. Namun, belum dapat dipastikan apakah perubahan tersebut benar-benar berasal dari konsumsi sarden semata. Bisa jadi efek tersebut muncul karena selama diet ia juga mengurangi asupan gula dan karbohidrat, serta menghentikan konsumsi makanan olahan.

Ahli nutrisi menilai pola makan seperti ini tidak direkomendasikan secara ilmiah. Tubuh membutuhkan variasi nutrisi untuk mendukung fungsi metabolisme, kesehatan usus, sistem imun, serta kesehatan kulit. Mengandalkan satu jenis makanan dalam waktu lama berisiko menyebabkan kekurangan zat gizi penting seperti serat, vitamin tertentu, dan antioksidan.

Menurut para ahli, kulit yang terlihat lebih sehat kemungkinan besar bukan semata-mata karena sarden, melainkan akibat berkurangnya gula, meningkatnya hidrasi, dan penghentian makanan ultra-proses selama beberapa hari.

Dengan demikian, sardine fast merupakan contoh tren diet viral yang menarik perhatian, tetapi belum memiliki bukti ilmiah kuat untuk mendukung manfaat jangka panjangnya. Pendekatan pola makan seimbang dan beragam tetap menjadi rekomendasi utama bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya