Warna merah pada tahun ini diasosiasikan dengan potensi emosi yang lebih mudah memuncak, konflik, dan ketegangan, baik dalam hubungan personal maupun kehidupan sosial. Alih-alih membawa keberuntungan, penggunaan warna merah tahun ini justru dikhawatirkan memperbesar dampak negatif dari energi api yang sudah kuat secara alami.
Sebagai gantinya, masyarakat disarankan memilih warna-warna yang lebih menenangkan dan mampu menyeimbangkan unsur api. Warna seperti biru, hitam, atau warna netral dinilai lebih cocok digunakan tahun ini karena merepresentasikan elemen air dan stabilitas, serta dapat meredam sifat panas dan impulsif dari elemen api.
Tahun Kuda Api juga merupakan siklus yang relatif jarang terjadi dan sering dikaitkan dengan perubahan besar. Oleh karena itu, tahun ini dinilai perlu lebih berhati-hati dalam memilih simbol, warna, dan keputusan hidup agar perubahan yang terjadi tetap membawa dampak positif, bukan sebaliknya.
(Rani Hardjanti)