“(Makanan basah yang di ompreng sudah habis, jadi kelapa boleh dibawa pulang ya). Edisi MBG Basah dan MBG Kering,” tulis Ivo dalam keterangan videonya, dikutip Minggu (15/2/2026).
Video tersebut kemudian viral dan mendapat banyak tanggapan dari netizen. Ada yang menanggapi dengan nada kritis, ada pula yang merasa lucu, hingga ada netizen yang menyarankan untuk mengganti kelapa dengan buah durian utuh.
Salah satunya netizen Facebook dengan akun bernama Lordh Mark yang menyinggung soal anggaran pembelian kelapa yang dinilai lebih murah dibandingkan membuat makanan basah yang dimasukkan ke dalam ompreng.
“Kelapa muda 7.000-an lah ya harganya. Kalau beli banyak bisa lebih murah itu,” tulisnya dalam kolom komentar.
Selain itu, netizen lainnya dengan akun bernama CATFISH-COOLEY CATFISH-COOLAY juga memberikan komentar bernada kritis. Ia menyebut bahwa seharusnya makanan MBG dibagikan dalam bentuk makanan, bukan minuman seperti kelapa muda.
“Keluar dari tema. Perlu digarisbawahi MBG… makan bukan minum… apa aku yang nggak tahu ya MBG itu Minum Bergizi Gratis…,” tulis netizen tersebut dalam komentarnya.
Di sisi lain, ada juga netizen yang justru merasa lucu dan gemas melihat anak-anak sekolah menenteng kelapa utuh yang ukurannya cukup besar bagi tubuh mereka yang kecil.
“Lucu lihatnya. Anak-anak gentoyongan bawa degan. Kalau rumahnya jauh, kasihan juga anak-anak,” tulis netizen dengan akun bernama Darning Makanya Rista Affanfan.
Bahkan ada juga netizen yang menyarankan agar MBG diganti dengan buah durian utuh, seperti yang dituliskan akun bernama Nur Rahmawati.
“Kenapa nggak durian aja, kak,” tulisnya dalam kolom komentar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional, mengenai apakah menu MBG boleh diganti dengan kelapa utuh atau tidak.
(Rani Hardjanti)