3. Peradangan, jerawat makin parah
Dalam beberapa kasus, baking soda justru dapat memperparah jerawat karena merusak skin barrier, sehingga bakteri lebih mudah masuk dan memicu peradangan.
4. Potensi kerusakan jangka panjang
Penggunaan secara terus-menerus dapat menyebabkan kulit kehilangan lapisan pelindungnya, memicu sensitivitas kronis, luka kecil, atau munculnya bercak gelap yang membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk pulih.
Baking soda yang biasanya dikenal sebagai bahan dapur, belakangan ini viral dijadikan sebagai bahan perawatan kulit. Banyak pengguna media sosial, terutama TikTok, mengklaim baking soda dapat mencerahkan kulit, meratakan warna kulit, bahkan membantu mengatasi jerawat hanya dengan mencampurkannya dengan air.
Namun, para ahli dermatologi memperingatkan bahwa tren viral ini tidak aman bagi kesehatan kulit. Penggunaan baking soda pada kulit justru dapat menimbulkan iritasi, sensitivitas, hingga kerusakan kulit dalam jangka panjang.
Dermatolog dari George Washington University Pooja Sodha, mengatakan bahwa bukti ilmiah mengenai manfaat baking soda untuk kulit sangat minim. Ia menegaskan bahwa efek cerah yang dirasakan sebagian orang tidak menunjukkan adanya perubahan nyata pada lapisan kulit yang lebih dalam.
(Rani Hardjanti)