Publik pun mempertanyakan ketulusan Denada dalam mengakui Ressa. Mereka menuding langkah ini dilakukan demi menghindari boikot dari sejumlah pekerjaan.
Ada pula yang mempertanyakan, apabila Ressa tidak mengungkap hal tersebut ke publik, apakah Denada tetap akan mengakuinya sebagai anak kandung.
“Si PALSU. Sebelum ada gerakan minta dia diboikot, mana mau mengaku. Malah nangis-nangis merasa jadi korban dan didukung teman-teman nyinyirnya. Sekarang saja proud mom. Selama 24 tahun kemarin apa? PRET mom,” tulis akun sivia_*.
“Saya minta maaf mengatakan ini, tetapi terlihat tidak ada ketulusan dari Denada. Sebagai ibu, kita bisa melihat mana yang benar-benar tulus dan mana yang tidak. Masa ada ibu yang tidak memiliki ikatan batin dengan anaknya? Bahkan dari dalam hati kecil pun pasti ada. Kira-kira kalau Ressa tidak berbicara ke publik, apakah Denada akan mengakui bahwa itu anak kandungnya?” tulis akun imah.
(Rani Hardjanti)