Daviena Skincare Ditarik BPOM, Mengandung Bahan Berbahaya

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Senin 19 Januari 2026 14:13 WIB
Daviena Skincare Ditarik BPOM, Mengandung Bahan Berbahaya
Share :

JAKARTA - Nama Daviena, selebgram sekaligus pengusaha skincare menjadi sorotan. Hal Itu setelah produk skincare miliknya masuk dalam daftar kosmetik yang ditarik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Informasi tersebut tercantum dalam dokumen resmi BPOM tentang temuan kosmetik mengandung bahan berbahaya, periode Triwulan IV. Demikian seperti dikutip dari BPOM, Senin (19/1/2025) 

Produk yang ditarik tersebut salah satunya Daviena Skincare Intensive Night Cream with AHA. Produk itu dinyatakan mengandung bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam kosmetik sehingga ditarik dari peredaran. 

Media sosial Daviena pun ramai diserbu komentar netizen seusai informasi tersebut dirilis. Owner dengan nama asli Melvhina Husyanti itu juga tampak tetap gencar melakukan promosi produknya yang lain di Instagram Story.

Dalam postingan terbarunya, Daviena menuai beragam kritik meski tidak sedang mempromosikan skincare. Warganet mempertanyakan keamanan produk yang selama ini dipasarkan. Bahkan ada yang menuding Daviena telah menjual skincare berbahaya kepada konsumen.

 

Berdasarkan hasil pengawasan terhadap peredaran kosmetik pada periode Oktober-Desember (Triwulan IV) 2025. Dari hasil pengawasan rutin tersebut, BPOM menemukan 26 produk kosmetik yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan atau dilarang yang berisiko membahayakan kesehatan masyarakat.

Dari total temuan, sebanyak 15 produk merupakan kosmetik tanpa izin edar (TIE), 10 produk diproduksi melalui kontrak produksi, dan 1 produk merupakan kosmetik impor. Seluruh temuan tersebut mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang dalam kosmetik, yaitu asam retinoat, mometason furoat, hidrokinon, deksametason, merkuri, dan klindamisin. Daftar 26 kosmetik mengandung bahan berbahaya dan atau dilarang dapat dilihat selengkapnya pada Lampiran.

Paparan bahan-bahan tersebut dapat menimbulkan berbagai dampak kesehatan. Asam retinoat dapat mengakibatkan kulit kering, rasa terbakar, dan gangguan janin pada wanita hamil (bersifat teratogenik). 

Mometason furoat dapat menyebabkan atrofi kulit  dan gangguan sistem pelepasan hormon. Hidrokinon dalam kosmetik berpotensi mengakibatkan penggelapan warna kulit, serta perubahan warna kornea dan kuku. 

Selanjutnya, deksametason dalam kosmetik dapat mengakibatkan dermatitis kontak, jerawat, kemerahan pada kulit hingga berkurangnya produksi hormon. 
Merkuri dapat mengakibatkan bintik hitam pada kulit, hingga gangguan ginjal dan sistem saraf. Kemudian, klindamisin dalam kosmetik dapat menyebabkan pengelupasan dan kemerahan kulit, rasa terbakar dan kekeringan di area perawatan.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya