Sementara itu, belum diketahui pasti lokasi Starbucks tersebut. Namun, menurut pengakuan warganet, aksi geruduk itu terjadi di Starbucks Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat.
Momen segerombolan wanita berhijab menggeruduk Starbucks ini pun mengundang emosi para netizen. Warganet mengungkap aksi itu tak perlu dilakukan saat seruan boikot, lantaran menjurus anarkis dan meresahkan.
“Bukannya orang pada simpati tapi malah mungkin bisa jadi anti,” kata akun @bo*******.
“Ngajak boikot mah ga perlu sampai maksa gini,” tulis @pe*******.
“Boykot itu tidak membeli, tidak mendukung & menyuarakan penolakan, kalau yang di video ini murni vandalisme,” sambung @ma*******.
(Martin Bagya Kertiyasa)