“Olahraga kompetisi seperti badminton, sepak bola, basket dan voli tidak direkomendasikan pada orang-orang yang sudah usia 50 tahun ke atas,” jelas dr. Bobby, dikutip dari Instagram @dr.bobbyjantung, Minggu (5/5/2024).
Olahraga tersebut tergolong berat untuk usia paruh baya dan lansia. Selain itu, badminton bisa mempercepat aliran darah ke jantung, sehingga membuat kinerja jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh menjadi lebih berat.
Apalagi jika bermain badminton seperti pertandingan sungguhan, maka kecepatan dan ketangkasan sangat diutamakan. Dalam penjelasannya, Dr. Bobby juga tidak menyarankan para pengidap hipertensi, diabetes, dan perokok aktif di atas usia 40 tahun untuk melakukan olahraga badminton, karena bisa memicu serangan jantung hingga stroke.
“Ini juga tidak direkomendasikan untuk pasien hipertensi, diabetes, perokok yang sudah di atas usia 40 tahun, karena bisa menjadi pemicu serangan jantung dan stroke,” ujarnya.