Bahkan ada sejumlah puskesmas bekerjasama dengan Lasmi untuk pembukaan sebuah stan. Nantinya stan tersebut berisi jualan jamu yang Lasmi produksi dan mampu dijangkau pembeli.
"Dahulu saya hanya mampu memproduksi 10 liter saja, kemudian bertahap sampai 200 liter per hari. Dan setelah mendapat bantuan mesin, kami bisa memproduksi botal hinggal 5.000 liter. Jika dirasa orderan lebih dari itu, saya berikan kepada paguyuban jamu yang saya kelola," tuturnya.
Dalam beberapa kesempatan, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menjelaskan, pada 2024 Bank BRI mendapat alokasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp165 triliun. Dana tersebut optimis tersalurkan semua sebelum masa tahun 2024.
Supari pun mempaparkan strategi bisnisnya. Salah satunya dengan percepatan graduasi atau upaya menaikkelaskan nasabah existing dan perluasan jangkauan penerimaan nasabah baru.
(Kemas Irawan Nurrachman)