Selanjutnya, menurut data Israel, sekitar 1.200 orang tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan yang memicu perang dan lebih dari 130 sandera masih ditahan oleh kelompok tersebut.
Kepala Badan PBB untuk pengungsi Palestina UNRWA, Philippe Lazzarini mengatakan pada Minggu bahwa Israel telah memberi tahu organisasi tersebut, mereka tidak akan lagi menyetujui pengiriman bantuannya ke Gaza utara yang sedang mengalami krisis kemanusiaan terburuk di jalur tersebut. Israel juga telah lama berupaya menutup operasi UNRWA di Gaza.
Pada Januari 2024, mereka menuduh bahwa 12 karyawan lembaga tersebut ikut serta dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 dengan memberikan bukti terbatas untuk mengklaimnya. Hal tersebut menyebabkan banyak donor dari negara Barat menghentikan pendanaan untuk organisasi tersebut.
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mendesak Netanyahu, Perdana Menteri Israel untuk segera membuka semua penyeberangan darat ke Gaza untuk bantuan kemanusiaan untuk menghadapi risiko kelaparan.
Selain itu, Macron juga bermaksud membawa rancangan resolusi ke Dewan Keamanan PBB untuk menyerukan gencatan senjata serta meletakkan dasar bagi penyelesaian politik jangka panjang atas konflik tersebut.
(Leonardus Selwyn)