Tak hanya berkembangbiaknya bakteri serta jamur, kebiasaan lain sehari-hari juga bisa memicu terjadinya jerawat di kulit kepala. Sebut saja karena kurangnya kebersihan diri untuk melakukan perawatan rambut, menggunakan produk rambut yang terlalu banyak minyak, dan mengabaikan tanda-tanda jerawat ringan dan sedang, sehingga dibiarkan tanpa adanya pengobatan.
Mirip dengan jerawat di wajah atau tubuh, di area kulit kepala jerawat juga dapat bermanifestasi dalam bentuk komedo, komedo putih, papula, pustula, dan nodul. Beberapa jerawat ini akan meninggalkan bekas luka dan mencegah pertumbuhan rambut dari folikel di daerah itu.
Maka dari itu, jika Anda mengetahui adanya jerawat yang persisten dan menyakitkan di kulit kepala agar segera berkonsultasi kepada ahlinya. Sehingga cara pengobatan sebagai penanganan bisa diberikan secara tepat, alhasil bisa sembuh lebih cepat.
(Rizky Pradita Ananda)