Kenapa Telinga Berdengung saat Naik Pesawat? Berikut Penyebab dan Cara Mengatasinya

Khansa Azzyati Qisthina, Jurnalis
Sabtu 20 Januari 2024 15:02 WIB
Ilustrasi (Foto: Pixabay)
Share :

MUNGKIN Anda pernah merasakan telinga berdenging atau mendengung saat berada di pesawat. Kondisi ini amat terasa saat pesawat lepas landas (take off) dan mendarat (landing). Fenomena itu lazim disebut tinitus.

Tinitus adalah suatu kondisi gendang telinga mengalami tekanan. Tekanan di telinga tengah dan di lingkungan tidak sama, fenomena ini sering terjadi terutama pada saat pesawat take off dan landing.

Mengutip Vinmec, telinga berdengung disebabkan oleh perbedaan tekanan udara di pesawat.

Sering kali aktivitas seperti menguap, menelan, atau mengunyah permen karet dapat menyeimbangkan kembali perbedaan tekanan itu. Namun, jika kasusnya terlalu parah maka perlu penanganan dokter.

Telinga berdengung saat terbang bisa terjadi pada salah satu atau kedua telinga. Tanda dan gejala umum meliputi, ketidaknyamanan atau nyeri sedang, terasa tersumbat, dan gangguan pendengaran ringan sampai sedang di telinga.

Kondisi ini bisa lebih parah, seperti terjadi gangguan pendengaran sedang hingga berat, suara bising di telinga, merasa pusing, telinga berdarah. Jika rasa tidak nyaman berlanjut selama beberapa hari, atau gejalanya parah, temui dokter spesialis.

Di dalam telinga terdapat bagian saluran eustachius (terhubung dengan telinga tengah) bertugas mengatur dan menyamakan tekanan. Namun saat pesawat lepas landas dan mendarat, tekanan udara berubah drastis.

Saluran tuba eustachius sering kali tidak merespons tepat waktu menimbulkan gejala berdengung saat terbang.

Upaya menelan atau menguap membantu saluran eustachius melebar sehingga lebih banyak udara masuk ke telinga tengah untuk menyamakan tekanan.

Kondisi apapun yang menghalangi saluran eustachius dapat meningkatkan risiko terjadinya telinga berdengung saat berada di pesawat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya