Motor Kehabisan Bensin, Kurir Ini Antar Makanan Naik Kuda

Talitha Reina Alfira, Jurnalis
Jum'at 12 Januari 2024 13:01 WIB
Kurir antar makanan naik kuda (Foto: News24)
Share :

DI MANA ada kemauan di situ pasti ada jalan. Saat motornya kehabisan bensin, seorang kurir makanan di India tak kehabisan akal untuk mengantar makanan ke pelanggan. Ia pun mencari alat transportasi alternatif yakni dengan menunggangi seekor kuda.

Pada 2 Januari 2024 lalu, Syed Farooq terlihat menunggang kuda di sepanjang jalan yang ramai di Hyderabad, dengan membawa tas pengiriman Zomato di punggungnya.

Keberanian pria itu menggunakan moda transportasi tak lazim lantas menarik perhatian banyak orang yang lewat, sehingga mereka mengabadikan momen tersebut dengan mengambil foto dan video, hingga Syed Farooq menjadi viral.

Dalam rekaman video yang tersebar luas di internet, Syed terlihat berkeliling melewati kemacetan dengan menunggang kuda.

"Saya kehabisan bensin untuk skuter saya. Saya telah menunggu di antrean selama tiga jam. Setelah mengambil pesanan pengiriman, saya pergi, tetapi tidak berhasil mendapatkan bensin," ujar Syed mengutip Asia One.

Pada 1 Januari lalu, antrean panjang terjadi di pompa bensin kota tersebut setelah para pengemudi truk melakukan protes nasional.

Ini memicu kekhawatiran akan kurangnya bahan bakar di kalangan masyarakat, seperti dilaporkan oleh The Hindu Business Line.

"Adikku, yang memiliki kuda, memberitahuku bahwa aku bisa membawa kudanya dan pergi mengantar makanan, karena aku tahu cara menungganginya dengan baik," sambung Syed.

Ketika dia memberikan pesanan makanan dengan menaiki kuda, pelanggan sangat terkejut dengan adegan yang tidak biasa itu.

"Kemudian, pelanggan mendekati saya, menyambut saya dengan menjabat tangan, dan memberikan semangat, memberi tahu bahwa saya telah melakukan sesuatu yang unik," imbuhnya.

Pria tersebut menyatakan kebahagiannya karena video dirinya menjadi viral. Zomato, perusahaan pengiriman makanan di India tempat Syed bekerja, mengungkapkan kepada Business Insider bahwa mereka sedang melakukan pembahasan internal terkait insiden tersebut.

Perusahaan juga menyatakan bahwa mereka tidak memberikan penghargaan kepada karyawan untuk pengiriman tepat waktu atau memberikan hukuman kepada mereka yang terlambat, seperti yang dilaporkan oleh The Guardian.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya