Brand Fesyen Zara akhirnya menghapus foto yang menimbulkan kontroversi. Ini dilakukan setelah terdpat banyak penolakan terhadap iklan yang diduga mendukung genosida yang terjadi di Palestina.
Inditex, perusahaan pemilik Zara, mengatakan pada hari Senin 11 Desember 2023 bahwa perubahan tersebut adalah bagian dari proses normal penyegaran konten dan bahwa foto tersebut diambil pada bulan September.
"Sebelum perang saat ini antara Hamas dan Israel," tulis Inditex seperti dikutip Aljazeera.
Zara mengatakan bahwa kampanye iklan tersebut dibuat pada bulan Juli, foto-fotonya diambil pada bulan September dan terinspirasi oleh penjahitan pria dari abad-abad yang lalu. Perusahaan ini belum memberikan komentar mengenai seruan boikot tersebut.
Sebelumnya, Kampanye iklan Zara menampilkan boneka-boneka yang anggota tubuhnya hilang dan patung-patung yang dibungkus kain kafan putih. Beberapa aktivis mengatakan foto-foto itu mirip dengan gambar serangan Israel di Gaza di mana ribuan warga Palestina terbunuh dan ribuan lainnya terluka.
Akun Instagram Zara pun mendapat puluhan ribu komentar yang diposting tentang foto-foto tersebut, banyak di antaranya dengan bendera Palestina. Di sisi lain, “#BoycottZara” menjadi tren di platform pesan X.
(Kemas Irawan Nurrachman)