Dia membenarkan rusaknya lingkungan laut merupakan penyebabnya terjadinya invasi jutaan ubur-ubur. Hanya saja tidak semua ubur-ubur yang mampu bertahan di kondisi yang buruk tersebut.
BACA JUGA:
Dia mengatakan ada dua spesies ubur-ubur yang ivasif yakni ubur-ubur bulan dan ubur-ubur sisir kutil. Masalahnya saat ini banyak orang yang menggap hal itu sebagai kondisi yang alami.
Apalagi banyak orang yang melihat ubur-ubur sebagai makhluk invasif. Hal itu bahkan terasa dari respons netizen yang mengomentari berita dari Project Multatuli. Mereka melihatnya sebagai kondisi wajar yang setiap tahun terjadi.
“Kekhawatiran saya adalah orang-orang menarik kesimpulan yang salah dan melakukan generalisasi terhadap semua jenis ubur-ubur sebagai akibat dari kebiasaan spesies invasif dan tangguh ini,” jelasnya.