Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi yang hadir menutup JMFW 2024 menyampaikan, pencapaian tersebut menjadi bentuk kepercayaan buyer internasional terhadap keunggulan produk modest fashion tanah air. “JMFW 2024 telah berhasil membuktikan menjadi ikon kolaborasi pemangku kepentingan fesyen dari hulu ke hilir, tidak hanya pemerintah, tetapi juga pelaku bisnis, akademisi, perbankan, serta media,” ujar Didi.
Dalam penutupan tersebut, Didi menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara AM by Anggiasari dengan Susan Erni Dietch mengenai transaksi modest fashion Indonesia di Amerika Serikat. Selain itu, Didi juga menyaksikan penandatanganan Pernyataan Bersama (Joint Statement) antara Amal Sultan dari L'adresse paris Agency dengan 7 jenama Indonesia yakni IKYK, Artkea, 3Mongkis, Long Story Short, Christin Wu, Aidan and Ice, serta BLP Beauty. Melalui pernyataan bersama ini, Amal Sultan akan membantu melakukan promosi modest fashion untuk pasar Eropa.
Hadir pula pada penutupan JMFW 2024 yaitu Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto, Duta Besar RI Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Paris Prancis Mohamad Oemar, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso, serta Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Ita Rulina.
Tahun ini, JMFW kembali memberikan wadah aktualisasi bagi desainer-desainer muda. Termasuk, akademisi melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang menampilkan karya dari 37 desainer muda dari 12 satuan pendidikan vokasi. JMFW juga menjadi saksi lahirnya generasi baru dalam dunia fesyen dengan dilaksanakannya wisuda 20 siswa Islamic Fashion Institute serta peragaan busana karya para siswa tersebut.
Pelaksanaan JMFW 2024 melibatkan berbagai kementerian/lembaga, seperti Kemenparekraf, Kemendikbudristek, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank Indonesia, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Tidak ketinggalan, pihak swasta juga berperan sebagai sponsor, seperti Wardah, Mustika Ratu, APR, UBS, Bank Syariah Indonesia, Toyota, Tokopedia, Vivere, dan You-C 1000.
(Fitria Dwi Astuti )