JAKARTA-Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024 telah sukses diselenggarakan pada 19-21 Oktober 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Banten. Dengan mengusung tema "Discover Indonesian Modest Fashion Excellence", JMFW 2024 dihelat berdampingan (back to back) dengan pameran dagang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38.
JMFW diinisiasi Kementerian Perdagangan dan bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia. Tahun ini, JMFW menampilkan karya dari 214 desainer/jenama dengan sekitar 1.000 koleksi serta produk dari industri pendukung lainnya seperti tekstil, kosmetik, perhiasan, aksesori, dan gaya hidup. JMFW juga menghadirkan pameran dagang serta penjajakan bisnis (business matching).
Sektor modest fashion merupakan industri yang saat ini berkembang pesat dan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia memiliki peran strategis. Untuk itu, penting bagi masing-masing komponen ekosistem modest fashion di Indonesia menjalankan pengembangan sesuai tugas dan fungsinya. Hal ini dipastikan dapat mengakselerasi pertumbuhan modest fashion dalam negeri hingga akhirnya terwujud visi Indonesia sebagai kiblat modest fashion dunia. Salah satu bentuk dukungan pemerintah adalah pembentukan JMFW yang telah memasuki tahun ke-3 pada 2023 ini.
"JMFW bukan sekedar sebuah pagelaran busana, tetapi juga merupakan ekosistem modest fashion yang melibatkan berbagai pihak dari hulu hingga hilir. Kita harus terus memberikan dukungan untuk mempromosikan produk-produk buatan Indonesia. Diharapkan JMFW juga dapat menjadi salah satu kontributor untuk terus mengkampanyekan Bangga Buatan Indonesia sehingga masyarakat Indonesia semakin cinta dan menggunakan produk Indonesia," tutur Wamendag Jerry saat membuka gelaran JMFW 2024.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang hadir dalam acara peragaan busana JMFW 2024 mengapresiasi kemajuan yang dicapai JMFW 2024 dan optimistis Indonesia akan menjadi pusat fesyen muslim dunia apabila potensi ini didukung ekosistem, kemauan, dan kerja sama semua pihak.
“Kata kuncinya kerja sama semua pihak. Kepala daerah, duta besar yang mendatangkan buyer, sponsor, serta yang sangat membanggakan yaitu desainer muda Indonesia. Pemerintah harus hadir dan mendukung karena kita punya potensi sangat besar. Indonesia bisa menjadi pusat fesyen muslim dunia asal mau,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.
JMFW 2024 ditutup dengan membukukan transaksi sebesar USD 20,1 juta atau setara dengan Rp330 miliar. Nilai tersebut naik dibanding gelaran tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 13,2 juta atau setara Rp260 miliar. Transaksi tersebut berasal dari buyer dalam negeri dan luar negeri di antaranya dari Amerika Serikat, Korea Selatan, Prancis, Uni Emirat Arab (UEA), Malaysia, Oman, Lebanon, Arab Saudi, Somalia, Bangladesh, dan Afrika Selatan.