Selain itu, Andy bersama Pemuda Perindo pun ingin fokus terhadap akar permasalahannya, di mana harus memahami dulu faktor-faktor yang mendasari tingginya angka kemiskinan hingga ketimpangan di Jakarta Utara.
"Tapi kita harus memikirkan hal-hal kreatif, hal yang nyata. Kalau saya pribadi inginnya pemerintah lebih agresif, buatkan balai-balai atau lembaga-lembaga khusus untuk meriset dulu ya masalah karena kan setiap daerah itu beda-beda faktor-faktor kemiskinannya," ujarnya.
Andy juga berharap ke depannya harus dilakukan pemerataan fasilitas penunjang yang dapat membantu untuk memajukan masyarakat, sehingga seluruh daerah di Jakarta Utara tak merasa kesulitan untuk mendapatkan akses fasilitas dan pendidikan yang berkualitas.
"Pembangunan harus lebih ke utara lagi. Jadi fasilitas penunjang seperti pelatihan, pendidikan, guru-guru yang berkualitas harus pemerataan ke sana. Ada beberapa daerah yang masih susah akses ke fasilitas tersebut," ujarnya.
(Endang Oktaviyanti)