TEMPE merupakan salah satu makanan Indonesia yang terbuat dari kedelai yang difermentasi oleh jamur Rhizopus oligosporus. Sehingga menciptakan hasil akhir yang padat dan kaya protein.
Tak hanya di Indonesia, tempe juga telah banyak dikenal oleh masyarakat mancanegara, terutama para vegan yang hanya mengkonsumsi kudapan berbahan dasar tumbuh-tumbuhan atau bahan pangan nabati.
Bahkan baru-baru ini olahan tempe — tempe orek masuk dalam daftar tumisan terenak di dunia versi TasteAtlas, yang dirilis pada September 2023.
Makanan ini kerap dijadikan sebagai sumber protein bagi tubuh, dan disamping rasanya yang lezat, ternyata tempe memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh, berikut adalah daftarnya dikutip dari berbagai sumber, Minggu (17/9/2023).
1. Membantu Mengelola Kolesterol
Produk kedelai mengandung senyawa alami yang disebut isoflavon, yang konsumsi rutinnya dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol. Penelitian menunjukkan bahwa hal ini mencakup penurunan low-density lipoprotein (LDL), atau kolesterol 'jahat'.
2. Sumber Antioksidan Protektif
Isoflavon pada kedelai merupakan antioksidan yang kuat sehingga membantu meminimalkan kerusakan yang disebut stres oksidatif, akibat molekul radikal bebas. Penelitian menunjukkan isoflavon membantu mengurangi stres oksidatif dan tempe termasuk kudapan yang menyediakan kebutuhan tersebut.
3. Tinggi Protein yang Menyebabkan Rasa Kenyang Lebih Cepat
Tempe mengandung protein yang tinggi, dalam 100 gr nya mengandung 20.7g protein. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan kaya protein dapat meningkatkan termogenesis (produksi panas), yang menyebabkan peningkatan metabolisme dan membantu tubuh Anda membakar lebih banyak kalori setelah makan.
Pola makan tinggi protein juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan dengan meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.