Sementara Profesor Arzu Yorgancioglu, Ketua European Respiratory Society Advocacy Council Chair mengatakan penelitian itu semakin membuktikan dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan. Terutama pada bayi dan anak kecil yang rentan.
"Wanita yang sedang hamil ingin melindungi calon bayinya dari potensi bahaya. Namun, sebagai individu, mungkin sulit untuk mengurangi paparan kita terhadap polusi udara atau menjadikan lingkungan kita lebih hijau," terangnya.
Dia berharap saat ini adanya desakan kepada pemerintah dan pengambil kebijakan untuk menurunkan tingkat polusi di udara yang terjadi belakangan ini. "Studi ini juga menunjukkan bahwa kita dapat membantu mengurangi beberapa dampak polusi dengan menjadikan lingkungan kita lebih hijau," harapnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)