Penyakit yang Sering Terjadi pada Anak-Anak Biasanya Musiman atau Turunan

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Kamis 07 September 2023 22:08 WIB
Anak sakit. (Foto: Memorial hospital)
Share :

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus menyuarakan kekhawatirannya terhadap tingkat paparan BPA. Apalagi berbagai publikasi menjelaskan dampak BPA pada air mineral atau galon hasilnya kurang baik.

Sekretaris Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Korwil Semarang dr. Setya Dipayana, Sp.A, yang sehari-harinya bekerja di RSUD Tugurejo Semarang menjelaskan, kini belum ada satupun data yang menunjukkan bahwa ada anak-anak yang sakit itu karena telah menggunakan air minum dalam kemasan galon polikarbonat. Bahkan, pasien-pasien kronis pada anak seperti leukimia atau kanker darah dan diabetes pun tidak ada hubungannya sama sekali dengan air minum dalam kemasan galon polikarbonat ini.

 

 BACA JUGA:

"Pada prinsipnya penyakit-penyakit yang sering terjadi pada anak-anak adalah penyakit musiman atau penyakit-penyakit akut yang maksimal satu minggu sudah membaik. Tapi, untuk penyakit-penyakit kronis seperti kanker, diabetes, kelenjar prostat yang seringnya dialami oleh orang dewasa, itu jarang terjadi pada anak-anak,” ujarnya.

Kalaupun ada anak-anak yang mengalami penyakit diabetes, menurut Dokter Setya, itu biasanya karena penyakit bawaan atau turunan. Sementara, kalau kanker pada anak seperti leukemia, itu penyebabnya masih diteliti hingga saat ini. “Jadi, tidak ada sama sekali saya temukan ada kaitannya dengan air minum kemasan galon (polikarbonat),” ungkapnya.

Begitu juga dengan penyakit gangguan tumbuh kembang anak yang berkaitan dengan kerusakan pada otak, menurut dokter Setya, itu bisa didapatkan anak dari gangguan di dalam kandungan atau juga gangguan pada saat kelahiran. Dia mengatakan pada pasien-pasien yang ada gangguan pada saat kelahiran seperti gangguan kekurangan oksigen, itu bisa menyebabkan terjadinya kerusakan otak. “Sebab, otak kita jika kekurangan oksigen tujuh detik saja, itu bisa timbul kerusakan otak yang mendalam. Kerusakan otak kalau terjadi pada bayi itu hilangnya susah, itu masalahnya,” ucapnya.

 BACA JUGA:

Dia juga mengutarakan tidak pernah menemukan gangguan kelenjar prostat pada anak-anak. Yang ada itu, katanya, hanya peradangan di saluran kemihnya sehingga terjadi sedikit pembengkakan. “Itu fimosis namanya. Dan untuk kondisi ini, dengan disunat saja itu sudah sembuh. Tapi kalau prostat itu peradangannya terjadi di dalam. Dan itu juga bukan disebabkan oleh air minum kemasan galon polikarbonat tapi karena tumor atau kelainan bawaan,” tukasnya.

Menurut Dokter Setya, anak-anak membutuhkan nutrisi yang cukup agar tumbuh kembangnya menjadi optimal. Nutrisi itu ada nutrisi makro dan nutrisi mikro dan nutrisi makro, yang terdiri dari karbohidrat, lemak dan protein, mikro vitamin dan mineral. Menurutnya, mineral ini tidak bisa diproduksi oleh tubuh dan harus menggantungkan dari asupan di luar, baik itu berupa makanan maupun minuman. “Itulah sebabnya, cairan-cairan yang mengandung mineral termasuk yang ada di dalam air minum galon (polikarbonat) sangat dibutuhkan anak-anak untuk proses tumbuh kembangnya,” tuturnya.

Mineral-mineral yang ada dalam air kemasan galon polikarbonat seperti kalsium, magnesium, natrium, dan selenium sangat dibutuhkan untuk proses tumbuh kembang anak. “Kalsium sendiri itu fungsinya untuk tulang dan lemak, magnesium untuk aktivitas anak, natrium untuk penguatan otot dan untuk pencernaan serta jantung,” tukasnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya