6 Tips Awet Muda Masyarakat di Kawasan Blue Zone, Jalan Kaki sampai Hidup Sederhana

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Jum'at 25 Agustus 2023 17:30 WIB
Tips awet muda masyarakat di kawasan Blue Zone, (Foto: Freepik)
Share :

ISTILAH Blue Zone mungkin belum terlalu familiar. Istilah yang diperkenalkan oleh Dan Beuttner, penjelajah yang sering menulis di National Geographic ini punya definisi yakni area yang memiliki penduduk dengan usia hampir menyentuh 100 tahun terbanyak.

Dalam bukunya, The Blue Zone: Lessons for Living Longer from the People Who've Lived the Longest, Beuttner juga menuliskan bahwa blue zone mengacu pada wilayah demografis dan geografis di dunia, yang penduduknya memiliki kemungkinan untuk hidup hingga 100 tahun lebih.

Ialah mulai dari Nicoya (Costa Rica)‎, Ikaria (Yunani), Sardina (Italia), Okinawa (Jepang) hingga Coma Linda (California). Negara-negara yang dianggap sebagai kawasan 'blue zone' ini, masyarakatnya dinilai punya kebiasaan dan pola hidup sehat dan teratur. Sehingga tak heran, secara penampilan visual luar membuat mereka tampak awet muda.

Apa saja rahasia hidup dari masyarakat yanh tinggal di kawasan blue zone tersebut? Berikut di antaranya, dilansir dari berbagai sumber, Jumat, (25/8/2023).

1. Makanan sehat ala orang Jepang: Okinawa memiliki rasio centenarian (orang yang hidup lebih dari 100 tahun) sekitar 6,5 dari 10.000 orang. National Geographic mengungkapkan bahwa Okinawa adalah rumah bagi wanita dengan umur terpanjang di dunia.

Makanan pokok yang dimakan warga di sana ialah seperti ubi jalar Okinawa, kedelai, mugwort, kunyit, dan goya (pare), membuat orang Okinawa berumur panjang dan sehat. Selain itu, dikutip dari NPR, masyarakat di sana juga seirng menambahkan makanan jenis bawang putih, beras merah, teh hijau, dan jamur shitake juga dapat meningkatkan kesehatan seseorang.

2. Hobi jalan kaki ala orang Italia: Penduduk Italia, khususnya kota Sardinia terkenal memiliki usia hidup yang cukup panjang karena punya hobi atau kebiasaan berjalan kaki.

Bahkan, pria di kota ini setiap harinya berjalan setidaknya 5 mil atau sekitar 8 kilometer. Tak hanya bermanfaat untuk tubuh, paparan sinar matahari yang didapat selagi berjalan kaki pun bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin D harian.

3. Makanan rendah protein ala Italia: Masih di Sardinia, Italia, penduduk di pulau yang berada di Laut Mediterania ini juga memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan rendah protein. Ini dikaitkan dengan tingkat diabetes, kanker, dan kematian yang lebih rendah untuk orang di bawah usia 65 tahun. Tak heran, urusan pola makan penduduk Italia yang dikenal selektif ini menjadikan mereka lebih sehat dan panjang umur.

4. Hidup anti stres ala Costa Rica: Kesederhanaan penduduk kota Nicoya di Kosta Rika menjadi salah satu rahasia panjang umur Kosta Rika. Umumnya, penduduk sekitar hanya memiliki beberapa barang saja, kesederhaan ini ternyata mampu menurunkan angka stres dan membuat seseorang lebih panjang umur.

Selain itu, penduduk di Kosta Rika juga sangat senang berkebun dan makan dari hasil panen sendiri.

5. Anti alkohol dan kafein ala California: Kebiasaan masyarakat California, Amerika Serikat yang kerap menghindari rokok dan alkohol juga menjadi salah satu rahasia sehat dan panjang umur penduduk di sana.

Hampir sebagian besar warga di kota tersebut “membenci” rokok, alkohol, dan kafein. Ternyata, kebiasaan sehat ini bisa meningkatkan harapan hidup hingga tujuh tahun lebih lama.

6. Diet Mediterania ala Yunani: Penduduk di Pulau Ikaria, Yunani dikenal memiliki hidup panjang. Bahkan, orang yang tinggal di Ikaria hidup rata-rata 10 tahun lebih lama daripada di Eropa dan Amerika.

Masyarakat Ikaria memiliki hubungan harmonis kepada sesama. Kebiasaan tidur siang dan menjalankan diet Mediterania seperti mengonsumsi buah, biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun, kentang, dan sayur-sayuran secara ketat, menjadi poin terpenting mengapa masyarakat Ikaria memiliki angka harapan hidup yang tinggi.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya