TERNYATA gejala gula darah tinggi juga bisa diketahui dari kondisi saat buang air kecil. Orang yang normal dan sehat tidak mengalami sejumlah gejala tersebut.
Namun orang yang mengalami gula darah tinggi pola buang air kecilnya bisa berubah. Nah, berikut ini berbagai gejala gula darah tinggi yang muncul saat buang air kecil, simak yuk!
1. Nyeri saat buang air kecil
Akibat kadar gula darah tinggi bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Hal ini bisa menyebabkan disuria atau rasa nyeri saat buang air kecil. Bakteri menyukai lingkungan dengan tingkat glukosa yang tinggi, sehingga infeksi saluran kemih menjadi lebih umum pada penderita diabetes. Keadaan ini juga bisa disebabkan oleh iritasi pada saluran kemih akibat peningkatan volume urine yang dihasilkan.
2. Kehilangan kontrol buang air kecil
Saat gula darah tidak terkontrol dengan baik, penderita dapat mengalami inkontinensia atau kehilangan kontrol atas buang air kecil. Kandung kemih dapat menjadi lemah karena kerusakan saraf atau karena tekanan yang berlebihan akibat urine yang terakumulasi. Hal ini bisa menyebabkan kebocoran urine yang tidak terkendali saat batuk, tertawa, atau melakukan aktivitas fisik lainnya.
3. Urin berwarna keruh
Akibat ada gula darah tinggi maka urin jadi lebih pekat dan keruh. Warna urin ini bisa bervariasi tergantung pada berbagai faktor seperti tingkat hidrasi, makanan yang dikonsumsi, dan kesehatan umum. Namun, warna urin yang paling sering dikaitkan dengan kadar gula darah tinggi adalah urin berwarna lebih pekat atau cenderung keruh.
4. Urin berbau Manis
Urin bisa berbau manis atau seperti bau buah. Urin penderita diabetes yang mengandung glukosa dapat memberikan aroma yang tidak biasa, dan ini bisa terasa manis. Selain itu penderita diabetes tipe 1 yang tidak terkontrol dengan baik dapat mengalami kondisi yang disebut ketoasidosis. Kondisi ini di mana tubuh menghasilkan keton dari pemecahan lemak sebagai sumber energi alternatif. Keton ini dapat diekskresikan dalam urin, mengakibatkan bau yang khas pada urin. Itulah 5 gejala gula darah tinggi yang muncul saat buang air kecil.
5. Kencing tak nyaman akibat iritasi genital
Sebenarnya kandungan glukosa yang tinggi dalam urin membuat daerah genital jadi seperti sariawan dan akibatnya menyebabkan pembengkakan dan gatal. Saat kencing kadang rasanya jadi tak nyaman.
6. Sering buang air kecil
Terlalu sering buang ari kecil jadi salah satu gejala yang umum gula darah tinggi, disebut poliuria, yaitu kebutuhan untuk buang air kecil lebih sering dari biasanya. Ini terjadi karena kadar gula yang tinggi dalam darah dapat menarik air dari jaringan tubuh dan menyebabkan ginjal untuk menghasilkan lebih banyak urine.
(Tuty Ocktaviany)