Catatan jurnal medis Lancet dari 2017 hingga 2021, menyebutkan ada 55 persen lebih banyak orang meninggal akibat gelombang panas di India, jika dibandingkan dengan periode 2000 hingga 2004.
Data resmi juga menunjukkan bahwa gelombang panas India berlangsung lebih lama. Bahkan, kantor prakiraan cuaca India memperkirakan akan banyak bagian negara itu mengalami suhu lebih tinggi, menuju musim panas berlangsung hingga Juni mendatang.
Tahun 2022 sendiri, India dilaporkan mengalami enam kali lebih banyak hari gelombang panas dibandingkan tahun sebelumnya. Demikian seperti dilansir dari Channel News Asia, Jumat (5/5/2023).
(Rizky Pradita Ananda)