2. Gudeg Makin Populer dan Diperdagangkan pada 1940
Gudeg mendapatkan kepopulerannya dan banyak diperdagangkan pada tahun 1940-an saat Presiden Sukarno membangun Universitas Gajah Mada (UGM) hingga sekarang.
Gudeg terbuat dari nangka muda mentah (Jawa: gori). Memerlukan waktu berjam-jam untuk mengolahnya, biasanya 4-6 jam.
Gudeg dimasak dengan gula aren, dan santan rempah-rempah tambahan termasuk bawang putih, bawang merah, kemiri, biji ketumbar, lengkuas, daun salam, dan daun jati, yang memberikan warna coklat kemerahan pada masakan.
Gudeg sendiri biasanya dihidangkan dengan lauk pauk lainnya seperti ayam, telur, tahu atau tempe dan sambal goreng krecek.
(Dyah Ratna Meta Novia)