Bisakah Tidur Siang Gantikan Tidur Malam yang Buruk?

Diva Daniswara, Jurnalis
Jum'at 28 April 2023 09:00 WIB
tidur siang, (Foto: Freepik)
Share :

Saat seseorang tidur sepanjang malam, maka akan melewati beberapa "siklus tidur" selama sekitar 90 menit. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu dua tahap pertama dianggap sebagai tidur ringan, di mana otot-otot akan rileks, suhu tubuh mulai turun, dan detak jantung serta napas melambat saat kita tertidur.

Selanjutnya, di tahap ketiga dikenal sebagai tidur nyenyak karena mata dan otot sepenuhnya rileks dan tubuh melakukan pekerjaan penting untuk memperbaiki dan membangun tulang, otot, dan jaringan lainnya, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengkonsolidasikan dan memproses ingatan.

Lalu, tahap terakhir disebut dengan gerakan mata cepat (REM) pada tahap ini kemungkinan besar sudah masuk tahap bermimpi dan dianggap terkait dengan pembelajaran, penyimpanan ingatan, dan pengaturan suasana hati.

Meskipun tidur siang tak bisa menggantikan dan mengembalikan waktu tidur malam yang tidak terpenuhi dengan baik. Namun dalam kondisi dan kasus yang berbeda tidur siang tetap punya dampak positif.

“Tidur di siang hari secara singkat dapat membantu, ketika Anda tidak dapat tidur malam yang nyenyak, tidur siang visa membantu meningkatkan daya ingat jika seseorang harus bekerja, “ tutur Dr. Molly

Disarankan, jika memang merasa perlu tidur siang, disarankan untuk tidak tidur terlalu lama.

“Jagalah agar tetap singkat, tidak lebih dari 30 menit agar tidak mengganggu tidur malam berikutnya. Sebaiknya tidur siang dilakukan pada sore hari, saat kita mengalami penurunan kewaspadaan secara alami dan cenderung mengantuk,” pungkas Dr Molly. (rpa) 

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya