7 Cara Mengobati Scabies Pada Manusia Secara Alami, penting untuk kita ketahui, karena kondisi ini bukan hanya dialami oleh hewan misalnya anjing dan kucing, tapi juga bisa dialami oleh manusia.
Scabies atau ruam kudis adalah kondisi kulit yang disebabkan oleh tungau kecil, Sarcoptes scabies yang masuk ke dalam kulit lalu menyebabkan gatal dan tak nyaman pada kulit. Makanya, bisa menyebabkan ruam, kemerahan, dan lecet pada kulit.
Kudis tidak akan hilang tanpa pengobatan dan sangat menular. Pengobatan rumahan dan perilaku hidup bersih bisa membantu mengobati scabies alias kudis dan mencegah infeksi kudis berulang. Namun sebelum mengobatinya secara alami, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter dulu mencoba pengobatan rumahan untuk kudis.
Lalu bagaimana cara mengobati scabies pada manusia secara alami? Melansir Healthline dan Medical News Today, Selasa (18/4/2023) yang masing-masing sudah ditinjau secara medis oleh Debra Rose Wilson, Ph.D., MSN dan Karen Cross, FNP, MSN, berikut tujuh cara mengobati scabies pada manusia secara alami.
1. Diberi tea tree oil: Tea tree oil merupakan pengobatan topikal yang efektif untuk kudis karena mengurangi rasa gatal dan menyembuhkan ruam pada kulit, tetapi tidak bisa dipakai untuk memberantas sel telur yang lebih dalam di kulit. Cara pemakaiannya, tuang beberapa tetes tea dalam botol semprot, lalu semprotkan ke tempat tidur.
(7 Cara Mengobati Scabies Pada Manusia Secara Alami, Foto: Shutterstock)
2. Lidah buaya: Satu studi kecil menemukan kalau lidah buaya efektif dalam mengobati kudis. Faktanya, ternyata sama efektifnya dengan obat resep bernama benzil benzoat.
(7 Cara Mengobati Scabies Pada Manusia Secara Alami, Foto: Freepik)
3. Cuci pakaian dengan air panas: Ini memang bukan pengobatan langsung untuk infeksi, tapi ini wajib dilakukan. Cuci semua pakaian, selimut, atau kain lain yang bersentuhan dengan tungau atau kulit orang yang menderita kudis.
Ini akan menghilangkan tungau yang bersembunyi di kain dan membantu mencegahnya menyebar ke area lain di tubuh atau orang lain.
(7 Cara Mengobati Scabies Pada Manusia Secara Alami, Foto: Shutterstock)
4. Oles krim capsaicin: Capsaici senyawa yang ada pada cabai rawit, membuat kulit tidak peka saat dioleskan secara langsung. Ini dapat membantu meringankan beberapa rasa sakit dan gatal yang terkait dengan kudis. Krim dengan capsaicin tersedia untuk dibeli secara online. Tapi konsultasi dulu dengan dokter sebelum menggunakan produk ini ya!
(7 Cara Mengobati Scabies Pada Manusia Secara Alami, Foto: Freepik)
5. Aplikasikan minyak cengkeh: Minyak cengkeh mengandung antimikroba, anestesi, dan antioksidan yang berkontribusi pada penyembuhan. Ini juga merupakan insektisida yang efektif loh! Satu studi dengan uji laboratorium menggunakan scabies dari babi dan kelinci, yang hasilnya diterbitkan pada tahun 2010 menunjukkan bahwa minyak cengkeh efektif membunuh kudis.
(7 Cara Mengobati Scabies Pada Manusia Secara Alami, Foto: Freepik)
6. Bersih-bersih: Tungau kudis disebut bisa bertahan hingga empat hari jika tidak berada di inang manusia, jadi penting untuk membersihkan rumah secara menyeluruh untuk mencegah infeksi ulang. Cuci semua seprai, pakaian, dan handuk dengan air panas (122°F atau 50 derajat Celcius, dan keringkan dengan pengering panas.
(7 Cara Mengobati Scabies Pada Manusia Secara Alami, Foto: Freepik)
Barang yang tak bisa dicuci, wajib disegel dalam kantong plastik setidaknya selama lima hari. Jika beberapa orang tinggal di rumah tempat infeksi ditemukan, setiap orang harus menjalani metode pembersihan yang sama, terlepas dari apakah sudah digigit tungau atau belum
7. Diaplikasikan neem: Bisa berupa dioles minyak neem, pakai sabun neem, atau dioles krim neem. Neem disebut pengobatan alternatif untuk kudis, mengingat neem punya sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan analgesik. Dalam uji laboratorium, komponen aktif dalam Neem disebut bisa membunuh kudis.
(7 Cara Mengobati Scabies Pada Manusia Secara Alami, Foto: Freepik)
Studi tahun 2008 menemukan bahwa penggunaan sampo ekstrak biji neem berhasil menyembuhkan kudis pada anjing yang terinfeksi. Sebagian besar dari sepuluh anjing yang mengalami scabies, menunjukkan perbaikan kondisi setelah tujuh hari. Setelah 14 hari menggunakan sampo, delapan anjing sembuh total, dan dua anjing sisanya hanya sedikit saja tersisa tungaunya. Namun, studi lebih lanjut tetap masih dibutuhkan terkait efeknya pada manusia.
(Rizky Pradita Ananda)