TIDAK semua orang suka atau memiliki kebiasaan selalu sarapan. Sebagian orang ada yang terbiasa tidak sarapan atau terpaksa harus melewatkan sarapan karena kesibukan di pagi hari.
Orang yang terbiasa sarapan, umumnya merasa kenyang yang meningkat setelah memulai hari dengan sarapan. Tapi ternyata, penelitian memperlihatkan bahwa orang yang melewatkan sarapan alias tidak sarapan sama-sama mendapatkan total asupan kalori harian yang hampir sama (dengan orang yang sarapan).
Penelitian secara acak tersebut dilakukan selama empat bulan, dengan menguji keefektifan rekomendasi dari sarapan atau tidak sarapan untuk menurunkan berat badan terhadap 309 orang dewasa dengan kelebihan berat badan atau obesitas yang mencoba menurunkan berat badan.
Kemudian di akhir penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa sarapan tak memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan berat badan dibandingkan dengan yang tidak sarapan, dikutip dari Medical News Today, Senin (13/3/2023).
Sedangkan, merujuk pada ulasan tahun 2019 dari 13 uji coba kontrol acak yang dipublikasikan di The BMJ menyebutkan kalau penambahan sarapan dinilai bukan sebagai cara baikuntuk menurunkan berat badan.
Peneliti mengingatkan, harus hati-hati ketika merekomendasikan sarapan untuk program menurunkan berat badan karena sebenarnya bisa memiliki efek sebaliknya.