Kenapa Pramugari Tak Boleh Ada Bekas Luka? Eks Awak Kabin Cantik Ungkap Faktanya

Cita Najma Zenitha, Jurnalis
Jum'at 10 Maret 2023 09:02 WIB
Mantan prmaugari cantik, Anisa Fajar (Foto: Instagram/@anisafajar)
Share :

KENAPA pramugari tidak boleh ada bekas luka menjadi perbincangan menarik. Sebagian besar maskapai penerbangan memiliki peraturan ketat tentang penampilan fisik.

Peraturan maskapai mulai dari tinggi badan, berat badan, rambut, wajah, tato, dan bekas luka. Bekas luka adalah masalah yang banyak calon pramugara khawatirkan. Pasalnya bekas luka dapat menghalangi mimpi mereka menjadi pramugari.

Pramugari tidak boleh ada bekas luka karena alasan penampilan dan citra perusahaan. Anisa Fajar sebagai mantan pramugari Garuda Indonesia menceritakan pengalamannya menjadi seorang pramugari.

Ia mengatakan bawah calon pramugari harus melewati tes fisik dan tes kesehatan. Pemeriksaan fisik bertujuan untuk memastikan calon pramugari tidak boleh ada bekas luka dan tato di tubuhnya.

“Iya, walaupun di bagian yang tertutup baju (tato atau bekas luka) tetap tidak boleh. Syarat untuk menjadi pramugari kan enggak boleh bertato,” ujar Anisa kepada Okezone beberapa waktu lalu.

Tato dan bekas luka dapat menggugurkan calon pramugari saat melewati tes fisik. Tato dan bekas luka merupakan dua hal yang tidak diperbolehkan meski keduanya tertutup pakaian.

Namun, peraturan ini tidak berlaku bagi pramugari tetap atau senior. Mereka dapat membuat tato dan memiliki luka selama dapat menutupinya dengan pakaian.

“Tapi mungkin setelah itu, setelah jadi pramugari ya ada aja sih. Misalkan dia udah jadi pegawai tetap, tiba-tiba dia ditato. Tapi di daerah tertutup ya, enggak apa-apa. Tapi kalau untuk pertama kali masuk tesnya itu, sesuai pengalaman aku, enggak boleh,” tambahnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya