PANU merupakan salah satu bentuk penyakit jamur yang familiar, dialami banyak orang dalam kehidupan sehari-hari.
Bukan hanya membuat rasa tidak nyaman di kulit, tapi panu juga merusak penampilan dan mengurangi kepercayaan diri.
Dalam dunia medis, panu memiliki nama tinea versikolor yang merupakan infeksi jamur umum pada kulit. Bercak putih menjadi tanda panu paling umum dan bisa terlihat secara kasat mata. Panu ini biasanya dialami oleh anak-anak remaja dan dewasa muda.
Dalam mengatasi panu, dikutip dari Mayo Clinic, orang yang memiliki panu disarankan memakai krim, lotion atau salep antijamur. Pada kebanyakan kasus, meski panu dinyatakan sembuh, tapi penampakan fisik tidak langsung rata.
"Panu itu gampang kambuh, terutama pada cuaca hangat dan lembap. Makanya penanganan panu mesti komprehensif, termasuk mengubah kebiasaan," bunyi laporan Mayo Clinic.
Nah, jika Anda salah satu yang sedang mengalami panu, apa saja obat panu efektif yang bisa digunakan untuk mengatasi infeksi jamur satu ini? Melansir Mayo Clinic, Kamis (9/3/2023) pada kasus panu ringan, krim antijamur di bawah ini bisa jadi obat ampuh, yakni;
1. Krim atau lotion clotrimazole (Lotrimin AF)
2. Krim mikonazol (Mikaderm)
3. Selenium sulfida (Selsun Blue) sediaan lotion
4. Krim atau gel Terbinafine (Lamisil AT)
5. Sabun seng pyrithione
BACA JUGA:
Namun ingat, sebelum mengoleskan krim, pastikan dulu kulit area yang terkena panu itu dalam kondisi kering. Krim dioleskan sekali atau dua kali sehari, setidaknya digunakan selama 2 pekan non-stop.
Sementara itu, panu yang skalanya parah dan tak mempan dengan salep antijamur yang dijual bebas, perlu penanganan serius, termasuk resep dokter. Obat tersebut antara lain umumnya,
1. Ketoconazole sediaan gel atau krim
2. Ciclopirox krim atau gel
3. Tablet flukonazol
4. Itraconazole tablet, kapsul, atau larutan oral
5. Selenium sulfida 2,5 persen sediaan lotion
Perlu dicatat bahwa sekalipun panu sudah dinyatakan sembuh, tapi penampakan kulit tidak langsung rata warnanya dan tetap butuh waktu beberapa minggu bahkan bulan sampai akhirnya warna rata kembali.
BACA JUGA:
Pada kasus yang terjadi berulang, penderita disarankan minum obat sekali atau dua kali sebulan untuk mencegah infeksi berulang. Jika panu tak kunjung sembuh atau muncul masalah kulit di sekitarnya, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit agar mendapat penanganan medis yang maksimal dari ahlinya.
(Rizky Pradita Ananda)