Obesitas pada anak tidak boleh dianggap sepele, contohnya dengan anggapan ‘anak yang berbadan gemuk adalah anak yang menggemaskan dan lucu’. Justru obesitas pada anak harus dicegah.
Dijelaskan dr. Winra, ketika anak sudah obesitas, penyakit tersebut akan menjadi cikal bakal awal dari munculnya penyakit lain, jika obesitas ini tidak tertangani dengan baik.
BACA JUGA:
Akhirnya ada beberapa komplikasi obesitas yang bisa dialami oleh anak, meliputi gangguan tidur seperti ngorok, GERD, asma, masalah di tulang (kaki bengkok karena bertambahnya berat badan dalam waktu singkat), hilangnya kepercayaan diri pada anak, penyakit jantung, diabetes tipe 2, gangguan ginjal, masalah di organ hati, hingga kolesterol tinggi dalam darah.
"Jika anak obesitas, komplikasi yang mungkin muncul itu ada dari atas kepala hingga ujung kaki. Itu kenapa, obesitas pada anak perlu dicegah dan ditangani secara serius, karena dampak yang ditimbulkan akan berlangsung hingga dewasa,” tegas dr. Winra.
(Dyah Ratna Meta Novia)