Pentingnya Upaya Serius Menanggulangi Kanker

Tim Okezone, Jurnalis
Senin 27 Februari 2023 22:25 WIB
Kanker penyakit mematikan (Foto: Web MD)
Share :

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, kanker merupakan salah satu dari delapan penyakit yang banyak membobol anggaran BPJS Kesehatan.

Pemerintah, lanjutnya, terus bersinergi dengan rumah sakit swasta untuk mengajak masyarakat agar berani melakukan deteksi dini kanker.

“Kanker yang ditemukan pada stadium yang lebih dini dapat meningkatkan peluang kesembuhan hingga 80-90%. Salah satu upayanya adalah melalui deteksi dini,” kata Menkes Budi.

Ia mengatakan, deteksi dini pada kanker dapat dilakukan dengan beberapa metode, contohnya untuk kanker payudara caranya mengecek menggunakan metode SADANIS (Pemeriksaan Payudara Secara Klinis) dan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri).

 BACA JUGA:Cegah Kanker Payudara, Hindari Paparan Paraben dan BPA Yuk!

“Pemerintah dibantu swasta terus melakukan terobosan dalam penanganan berdasarkan jenis kanker yang paling banyak diderita masyarakat,” kata Menkes Budi.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) John Riady menjelaskan, pihaknya sudah melakukan langkah konkret guna mendukung upaya pemerintah menekan risiko penyakit kanker di Indonesia. Kanker sebagai penyakit katastropik adalah penyebab kematian nomor dua di dunia dengan jumlah 9.6 juta kematian per tahun.

Berdasarkan data Global Cancer Statistics (Globocan), di Indonesia pada tahun 2020, kasus baru kanker sebanyak 396.314 kasus dengan kematian mencapai 234.511 orang.

Perempuan adalah kelompok berisiko tinggi terkena kanker, tercatat kanker payudara sebanyak 65.858 kasus dan kanker leher rahim sebanyak 36.633 kasus. Sedangkan laki-laki paling banyak menderita kanker paru yaitu sebanyak 25.943 kasus dan kanker kolorektal 21.764 kasus.

“Kanker adalah penyakit katastropik serius. Penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah dan swasta. Sebab, anggaran pembiayaan jaminan kesehatan oleh BPJS Kesehatan untuk penyakit kanker menempati peringkat kedua tertinggi setelah penyakit jantung sebesar 3,5 triliun,” kata John.

Ia mengatakan, pihaknya menyadari peran dan tanggung jawab besar yang harus diemban rumah sakit swasta untuk melayani masyarakat. "Kami siap mendukung transformasi layanan kesehatan di Indonesia, yang dipimpin Kementerian Kesehatan dalam mengikis kesenjangan penanggulangan kanker di daerah.”

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya