Dear Traveler, Kenali 10 Bentuk Desain Ekor Pesawat dan Kegunaannya!

Sri Latifah Nasution, Jurnalis
Kamis 09 Februari 2023 12:00 WIB
Pesawat American Airlines. (Foto: Reuters)
Share :

EMPENNAGE dikenal juga sebagai ekor pesawat berfungsi untuk memberikan stabilitas pesawat dan kendali pitch dan yaw. Cara kerjanya mirip seperti bulu pada anak panah. Kebanyakan fitur pada ekor pesawat menggabungkan stabilisator horizontal dan vertikal, serta elevator dan rudders.

Ternyata setiap pesawat memiliki desain empennage atau ekor yang berbeda. Setiap bentuk ekor tersebut punya fungsi tertentu yang membantu stabilitas pesawat selama terbang.

Berikut jenis-jenis ekor pesawat, yang dirangkum dari berbagai sumber :

1. Desain Conventional Tail

Desain ini menjadi yang paling umum di dunia penerbangan. Desain ekor jenis konvensional punya satu stabilisator vertikal yang ditempatkan di bagian ekor yang runcing, serta satu stabilisator horizontal dibagi menjadi dua, dan masing-masing berada di setiap sisi stabilisator.

Desain ini memberikan stabilitas dan kontrol yang memadai dengan bobot struktural yang rendah. Pesawat-pesawat yang menggunakan jenis ekor konvensional adalah Airbus A300, Boeing 777 dan 747, dan Beech Bonanza A-36.

 

Pesawat oeing 747 Dreamlifter (Dreamlifter).

2. Desain T-tail

Pada desain T-tail, stabilisator horizontal diposisikan di atas stabilisator vertikal. Stabilisator horizontal juga berada di atas baling-baling atau pencuci penyangga, dan bangun sayap pesawat.

Stabilisator horizontal pada T-tail dibuat lebih kecil dan lebih ringan. Penempatannya juga membuat stabilisator vertikal lebih efisien dan aerodinamis, sehingga ukurannya dapat dikurangi.

Namun, stabilisator horizontal dalam T-tail menumpukan beban tekukan dan puntiran pada stabilisator vertikal, hingga membutuhkan struktur yang lebih kuat. Hal itu menjadikannya lebih berat.

Jenis pesawat yang umumnya memakai desain T-tai adalah Lockheed C-5A, Gates Lear-jets 23 dan 35A, Cessna Citation CJ1, Piper Lance II, dan Beech Skipper 77.

3. Desain Cruciform Tail

Desain ini umum digunakan pada pesawat Dassault Falcon 100, Commander, dan pesawat militer North American Rockwell B-1B.

Desain cruciform atau ekor salib adalah desain yang berada di antara desain T-tail dan desain konvensional. Pada desain salib, stabilisator horizontal dipindah sebagian dari stabilisator vertikal. Stabilisator ini digerakkan ke atas dan menjauh dari knalpot jet dan bangun sayap.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya