"Diharapkan kita semua dapat mengambil bagian khususnya dalam mengembangkan Spinoplastic Surgery di Indonesia," katanya.
Ia menambahkan, pertemuan ini akan diadakan dalam format online, dan siap mematuhinya protokol kesehatan.
"Oleh karena itu, kami sangat menyambut kami sesama ahli bedah saraf, ahli ortopedi, ahli bedah plastik, dan spesialis tulang belakang lainnya untuk hadir," pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)