Suatu malam, dikisahkan penduduk melihat Nian ketakutan pada seorang anak berbaju merah. Sejak saat itu, mereka telah menggantung lentera merah dan gulungan pegas dengan bait untuk menjauhkan binatang itu selama satu tahun lagi.
Orang-orang bahkan akan saling menyapa dengan mengatakan "Gong Xi Fa Cai," atau "Selamat," pada Malam Tahun Baru untuk menakut-nakuti binatang mitos itu.
Disebutkan lebih lanjut, orang Tionghoa menganggap merah ini sebagai warna penuh dengan hoki. Mereka memasukkannya sebagai warna perayaan utama mereka, yang menjadikannya lebih dari sekadar warna yang melambangkan Tahun Baru Imlek.
Inilah kenapa, tidak hanya pada khusus perayaan Imlek semata. Biasanya kita akan muda menemukan acara-acara atauh perayaan orang Tionghoa dengan unsur warna merah, contohnya di momen besar seperti acara pernikahan.
Lalu bagaimana dengan warna merah di Tahun Kelinci (2023) ini? Kelinci sendiri dicirikan oleh harapan, kedamaian, kemakmuran, dan umur panjang. Mengingat tahun ini adalah Tahun Kelinci, khususnya kelinci air, tahun ini diprediksi akan menjadi tahun kesuksesan dan kedamaian. Warna paling beruntung untuk Kelinci adalah merah, merah muda, ungu dan biru.
Warna merah dalam zodiak Tionghoa bukan hanya melambangkan kemakmuran dan keberuntungan, tapi juga sekaligus melambangkan kebahagiaan.
(Rizky Pradita Ananda)