APAKAH Anda salah satu orang tua yang kesulitan mengatur pola makan anak-anak? Memang, banyak anak-anak yang memilih makan snack atau jajan, daripada makanan pokok.
Nah, menurut sebuah penelitian, didapatkan temuan bahwa praktik pemberian makan yang tidak tepat, merupakan penyebab terbanyak masalah makan pada anak. Padahal gangguan makan bisa berdampak pada gangguan pertumbuhan dan daya tahan tubuh anak. Untuk mengatasi hal tersebut, orang tua harus mencoba sebuah strategi yang dinamakan ‘feeding rules’.
Feeding rules adalah aturan dasar pemberian makan yang benar pada anak. Aturan tersebut meliputi jadwal, lingkungan, dan prosedur saat memberikan makanan kepada anak. Atau secara sederhananya, orang tua harus mengontrol apa, kapan, dan di mana anak diberi makan.
Nah, berikut ini adalah beberapa hal mendetail yang harus diperhatikan oleh, para orang tua mengutip unggahan Instagram dokter spesialis anak, dr. Shela P.Sundawa, Sp.A , Senin (16/1/2023).
Jadwal feeding time
Sebelum menerapkan jadwal makan, pastikan anak sudah pada usia yang tepat, untuk makan (usia 6 bulan). Contoh jadwal makannya seperti :
7.00 -7.30 : Makan pagi
8.30 -9.00 : Minum susu
10.30 - 11.00 : Makan snack
12.00 - 12.30 : Makan siang
13.30 - 14.00 : Makan snack
18.00 - 18.30 : Makan malam
20.00 - 20.30 : Minum susu
Tiga kali makanan utama, dan dua kali makanan kecil. Dengan catatan waktu makan tidak boleh lebih dari 30 menit. Selain itu juga jarak makan dan pemberian susu minimal 2 jam.
Bila anak menolak makanannya saat jam makan, maka tidak perlu menawarkan susu. Tawarkan makanan kembali saat jam makan tiba. Biarkan anak belajar disiplin dan mengenali "Rasa Lapar".
Penting juga untuk diingat, untuk para orang tua tidak memberi makan ketika anak sedang mengantuk. Selain itu dalam penerapan feeding rules juga harus didukung oleh orang-orang sekitar, agar strategi yang coba diterapkan dapat berhasil dan berjalan dengan baik.
(Martin Bagya Kertiyasa)