“Penampilan dan kesuksesan finansial dapat lebih beresonansi dengan konsumen di Korea Selatan, daripada di kebanyakan negara lain,” tulis para analis dalam laporan tersebut. Dengan kata lain, gaya penampilan dnegan menggunakan item fesyen mewah keluaran rumah mode atau merek-merek berkelas dunia dipandang sangat penting di kultur sosial masyarakat Korea Selatan.
Disebutkan lebih lanjut, gaya tampilan kekayaan juga lebih dapat diterima secara sosial di masyarakat Korea. Survei dari McKinsey mendapati bahwa hanya 22 persen responden di Korea Selatan yang menganggap pamer barang mewah sebagai hal yang tidak menyenangkan, dibandingkan dengan 45 persen orang Jepang dan 38 persen orang China.
Selain itu, Morgan Stanley juga meng-highlight faktor bahwa banyak rumah mode dunia yang mendapuk selebritis terkenal dengan fanbase besar asal Korea untuk lebih menarik pelanggan.
Bisa dilihat, hampir semua selebriti papan atas Korea adalah duta merek dari rumah mewah terkemuka. Contohnya ada KAI EXO untuk GUCCI, Rose Blackpink untuk YSL, Jisoo Blackpink untuk Dior, Lee Min-Ho untuk Fendi, hingga G-Dragon yang sudah sejak lama menjadi duta merek untuk Chanel.
BACA JUGA:Potret Nagita Slavina Asuh Rayyanza di Kebun Binatang, Pakai Kemeja Rp19 Juta
(Rizky Pradita Ananda)