3. Hadapi dengan Tenang
Kunci yang berperan penting juga menghadapi anak sedang tantrum, sikap konsisten dan tenang. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), orang tua yang bereaksi dengan tenang dan konsisten membantu anak memahami batasannya, dan dapat membantu anak merasa lebih terlindungi dan terkendali.
"Ketika mendisiplinkan, penting untuk fokus pada perilaku dan tidak menyerang anak Anda secara emosional. Orang-orang berkata, itu tidak realistis. Bukannya tidak realistis menahan diri dari meneriaki rekan kerja, kita harus memperlakukan anak-anak, setidaknya sebaik kita memperlakukan rekan kerja," ucap Murray Straus, Ph.D, Sosiolog
Perlu diketahui, tantrum bukanlah tanda pola asuh yang buruk. Faktanya, tantrum merupakan tahap perkembangan yang penting bagi anak-anak.
"Tantrum membantu anak-anak belajar menghadapi emosi negatif mereka," kata psikolog klinis Linda Rubinowitz, Ph.D
(Vivin Lizetha)