Radang Sendi Rahang Bisa Dipicu Operasi Plastik?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 10 Januari 2023 15:30 WIB
Ilustrasi, (Foto: Freepik)
Share :

Studi kohort retrospektif yang dilakukan pada 630 pasien yang menjalani operasi rahang, menunjukkan 10 dari 630 pasien itu harus menjalani operasi artroskopi TMJ tambahan. Hanya 4 per 10 dari pasien yang sukses setelah operasi TMJ.

"Satu pasien bahkan membutuhkan beberapa operasi TMJ tambahan agar pasien tidak merasa sakit di rahang, termasuk agar bisa membuka mulutnya,” bunyi laporan studi.

Sementara, 5 orang dari 630 pasien membutuhkan lebih banyak perawatan medis lanjutan pasca operasi rahang. Meski tak sampai memerlukan operasi TMJ.

Perlu diketahui, penyebab pasti gangguan TMJ sering kali sulit ditentukan. Mengutip laporan Mayo Clinic, rasa sakit yang pada sendi rahang bisa karena kombinasi berbagai faktor, seperti genetika, artritis, atau cedera rahang.

"Beberapa orang mengalami nyeri rahang karena kebiasaan mengadu gigi atas dengan gigi bawah (bruxism), meskipun banyak orang yang punya kebiasaan itu tidak menyebabkan gangguan TMJ," ungkap laporan tersebut.

Pada banyak kasus, rasa nyeri akibat gangguan pada sendi rahang ini biasanya bersifat sementara dan bisa dikurangi dengan menjalani terapi tertentu sebagai pengobatan, dan tidak membutuhkan tindakan bedah. Tindakan Pembedahan biasanya dipilih, jika tindakan konservatif tidak memperlihatkan perbaikan kondisi, demikian sebagaimana dihimpun dari Mayo Clinic dan Cleveland Clinic, Selasa (10/1/2023). 

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya