Fenomena "Mati Kesepian," Hantui Pria Tua Jomblo di Korea Selatan

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 23 Desember 2022 13:10 WIB
Fenomena Godoksa, mati kesepian di Korea Selatan. (foto: Unsplash)
Share :

FENOMENA mati kesepian atau dalam bahasa Korea disebut 'godoksa' makin berkembang di masyarakat Korea Selatan. Ini terjadi karena semakin banyak pria tua jomblo yang memilih hidup sendiri.

Satu kasus terjadi pada April 2022 di Distrik Jongno di pusat kota Seoul. Seorang ibu tua berusia 80-an dan putranya, 50-an, ditemukan tewas tanpa disadari tetangganya. Bau busuk jasad kedua manusia ini menjadi pemicu ditemukannya mayat di rumah ini.

Menurut laporan Korea JoongAng Daily, mayat ibu dan putranya itu baru dikeluarkan dari rumah setelah sebulan membusuk. Tetangganya tidak ada yang sadar akan kematian ini, karena sang ibu sudah sangat tua dan putranya sakit kronis, sehingga mereka jarang berinteraksi dengan tetangga.

Kasus mati kesepian seperti yang dialami keluarga nahas tersebut sejatinya banyak dilaporkan di Korea Selatan. Data dari Aliansi Think Tank Seoul (SeTTA) menunjukkan bahwa 127 kematian dalam 2 tahun, 76,4 persennya dialami pria yang hidup sendirian sepanjang hidupnya. Rata-rata usia pria 50-60an.

Lebih lanjut, peneliti di Institut Teknologi Seoul, Choi Soo-beom mengungkapkan bahwa data pria mati kesepian di Korea meningkat, dari 51 kasus pada 2020 menjadi 76 di 2021.

"Pria berusia 50-60an berada di kelompok berisiko tinggi untuk meninggal sendirian," terang peneliti, dikutip MNC Portal, Jumat (23/12/2022).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya