Heboh Kasus TBC Anak di Bantul, Benarkah Karena Sering Dicium dan Digendong?

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Minggu 25 Desember 2022 07:00 WIB
Ilustrasi TBC anak. (foto: Istimewa)
Share :

Penyakit TBC sangat mudah menular lewat udara. Namun, biasanya, anak-anak yang menderita infeksi bakteri ini tidak tertular dari anak lain yang juga terinfeksi.

Sumber penularan utama TBC pada anak-anak justru adalah lingkungan tempat tinggal yang terdapat orang dewasa pengidap TBC.

Meski begitu, anak pun bisa juga menularkan penyakit TBC yang dideritanya ke orang lain, terlepas dari berat atau ringannya penyakit sang anak.

Penularan penyakit ini bisa terjadi melalui droplet, yakni percikan lendir yang keluar dari saluran pernapasan, semisal saat anak batuk, bersin, atau bahkan meludah di dekat orang lain.

Menurut beragam penelitian, risiko penularan TBC ini paling tinggi saat penderita belum mendapat pengobatan dan bisa diturunkan usai melewati fase intensif pengobatan (2 bulan pertama) dengan OAT (obat anti TB) asalkan tidak terjadi resistensi.

Karena itu, orang tua diharapkan dapat waspada dan mengetahui berbagai gejala yang muncul apabila anak mengalami TBC.

Gejala penyakit TBC pada anak dapat bervariasi tergantung usia. Namun, gejala yang paling sering muncul di antaranya yakni demam dan menggigil, batuk-batuk, tubuh lesu, pembengkakan kelenjar, pertumbuhan tubuh terhambat, hingga peenurunan berat badan.

Kumpulan gejala tersebut dapat menyerupai penyakit lain pada sistem pernapasan. Maka dari itu, orangtua perlu mengawasi kondisi anak dan segera membawanya ke dokter untuk memastikan diagnosis.

(Vivin Lizetha)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya