5 Penyebab Utama Orang Alami Athlete Foot

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Senin 19 Desember 2022 17:39 WIB
Ilustrasi Kutu Air. (Foto: Shutterstock)
Share :

MUSIM hujan memang menyebabkan genangan air dimana-mana, dan tentu saja membuat berbagai penyakit. Pasalnya, cuaca yang lembap memang bisa membuat jamur dan juga bakteri berkembang biak.

Salah satu masalah kesehatan karena berkembangnya jamur adalah kutu air yang dikenal sebagai tinea pedis atau athlete’s foot. Biasanya kutu air terjadi di telapak kaki atau tangan dan di sela-sela jari.

Gejalanya meliputi rasa gatal, sela jari kemerahan, bersisik, bahkan luka atau melepuh. Sesungguhnya, infeksi jamur ini tidak berbahaya, tetapi bisa menular dan terkadang sulit diatasi. Lantas, apa sebenarnya penyebab kutu air? Berikut ulasan selengkapnya seperti dilansir dari KlikDokter.

Infeksi Jamur

Ada beberapa jenis jamur dari kelompok dermatophytes yang sering mengakibatkan kutu air, yaitu Trichophyton (T.) rubrum, T. interdigitale, dan Epidermophyton floccosum. Pada dasarnya, jamur bisa tumbuh dengan subur di lingkungan yang tertutup, hangat, dan lembap. Kutu air sangat jarang disebabkan oleh jamur non-dermatofita seperti ragi.

Kontak Langsung dengan Jamur

Kamu bisa tertular ketika berkontak dengan permukaan yang terkontaminasi, seperti berbagi handuk, kaus kaki, atau sepatu dengan seseorang yang mengalami kutu air.

Bahkan, kutu air bisa menular di lokasi-lokasi yang digunakan banyak orang, misalnya kamar mandi, loker, atau kolam renang. Kalau tadinya hanya ada di telapak kaki, kutu air bisa menyebar ke bagian tubuh lain, terutama jika kamu menggaruk atau mencubit bagian yang terinfeksi.

Berada dalam Kondisi yang Lembap

Dilansir Cleveland Clinic, jamur membutuhkan suhu yang hangat dan lembap untuk bisa tumbuh dengan baik. Menggunakan kaus kaki dan sepatu sempit setiap hari bisa menjadi penyebab kutu air di telapak kaki.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya