Dokter Andreas menjelaskan ketika mengalami masalah itu, hal yang harus dilakukan adalah dengan istirahat yang cukup dan konsumsi protein.
“Konsumsi proteinnya ditingkatkan dan istirahat yang cukup sehingga bisa mempercepat proses recovery,” ucapnya.
Lantas adakah jeda latihan ketika mengalami DOMS usai olahraga? Dokter Andreas mengatakan kalau mengalami nyeri tetap boleh olahraga namun dengan menargetkan organ yang lain.
“Misalnya habis lari sakitnya di paha boleh latihan tangan, atau sebaliknya. Lagi latihan tangan terus sakit bisa bisa cardio, sebenarnya schedulingnya aja buat latihan. Tapi ketika otot yang sakit memang idealnya diisturahatkan terlebih dahulu,” pungkasnya.
(Vivin Lizetha)