Kurangi Beban Negara karena Penyakit Tidak Menular, PB IDI Genjot Skrining Deteksi Dini

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 15 November 2022 09:00 WIB
skrining kesehatan sejak dini, (Foto: Freepik)
Share :

“Selain di samping peningkatan akses pada pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat," tambahnya.

Melalui program ini, diharapkan bisa memberikan kemudahan untuk para dokter dalam melakukan pendataan hasil skrining nasional penyakit tidak menular dalam melayani masyarakat.

"Dengan begitu, semakin banyak masyarakat Indonesia yang terhindar dari berbagai faktor risiko penyakit atau melakukan pengobatan lebih awal," ungkap papar Head of Doctor Pillar PT Global Urban Esensial (GUE), Mohamad Salahudin.

Sebagai informasi, dokter yang terlibat pada program kegiatan skrining nasional penyakit tidak menular ini nantinya akan mendapatkan poin Satuan Kredit Profesi (SKP) dalam ranah pengabdian masyarakat. Selain itu, PB IDI dan D2D akan memberikan penghargaan kepada para dokter yang paling aktif dalam melakukan skrining dengan dilihat dari jumlah masyarakat yang telah diskrining.

 BACA JUGA: BPOM Temukan Cemaran EG Sampai 90%, Ini Tanggapan Ikatan Apoteker Indonesia

BACA JUGA:Daftar 11 Obat Lambung Cair yang Dilarang BPOM, Diduga Tercemar EG dan DEG

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya