Koko Cici Indonesia 2022 Diharapkan Jadi Wadah Generasi Muda Promosikan Indonesia

Novie Fauziah, Jurnalis
Selasa 08 November 2022 13:40 WIB
Koko Cici Indonesia. (Foto: MPI)
Share :

PEMILIHAN Koko Cici Indonesia 2022 dengan tema “Semangat Nusantara, Indonesia Bangkit!” sesuai dengan tema peringatan HUT PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) yang ke-24, dimulai dengan karantina secara daring tanggal 10 Oktober 2022 sampai 31 November 2022 dilakukan setiap hari Senin jam 19.00-22.00.

Direktur Event Nasional dan Internasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Dessy Ruhati menyampaikan apresiasi kepada para finalis Koko Cici Indonesia 2022 karena telah ikut mengembangkan, serta melestarikan budaya Tionghoa di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi. Ini juga mengembangkan tradisi dan budaya Tionghoa di Indonesia, yang tentunya menjadi mewarnai pariwisata dan ekonomi kreatif kita semakin mendunia dan berkembang," katanya kepada MNC Portal di Balairung Soedirman Kemenparekraf, Jakarta, Selasa (8/11/2022).

Lebih lanjut, kehadiran Koko Cici ini sangat erat kaitannya dengan promosi pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia. Melalui media sosial, para finalis ini dapat membagikan keseruan tentang wisata Indonesia. Termasuk di dalamnya adalah kuliner, kriya, desain, hingga kriya.

Dessy juga menyebut, kehadiran mereka ini dapat sekaligus menjadi brand ambassador mewakili daerahnya masing-masing. Di mana setiap wilayah Indonesia memiliki destinasi wisata khasnya tersendiri, dan ini bisa dibantu dipromosikan oleh Koko Cici Indonesia.

"Diharapkan dari apa yang tadi sudah disampaikan mereka bisa mengembangkan parekraf kita. Sehingga bisa mendukung pemulihan ekonomi nasional mengembangkan destinasi pariwisata, termasuk di dalam mengembangkan subsektor ekonomi kreatif dan juga sektor pariwisata lainnya," terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Koko Cici Indonesia, dr. Ellen Theodora mengatakan, bahwa Koko Cici Indonesia ini ingin menjadi wadah untuk para generasi muda. Serta memberikan kontribusi yang kreatif dan aktif. "Koko Cici itu kan duta Tionghoa, duta pariwisata, dan duta sosial. Jadi itu yang membedakan kita dengan duta-duta lainnya," ujarnya.

Hal itu karena hanya Koko Cici yang pada dasarnya menguasai budaya Tionghoa, serta berakulturasi dengan budaya Indonesia. Sehingga nantinya diharapkan dapat berkontribusi untuk melestarikan budaya hingga pariwisata di Nusantara.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya