6 Cara Mencuci Handuk yang Benar, Jadi Lebih Wangi dan Tak Cepat Berbulu!

Vivin Lizetha, Jurnalis
Senin 31 Oktober 2022 19:45 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share :

MENCUCI handuk mungkin terlihat sederhana. Tinggal memasukkannya ke dalam mesin cuci, atau asal rendam di ember. Ini yang membuat handuk menjadi cepat rusak dan robek.

Dikutip dari bhg.com, Senin (31/10/2022), ada beberapa cara yang dapat Anda praktekkan dalam mencuci handuk di rumah. Sangat mudah, namun manfaat yang dirasakan luar biasa.

Handuk menjadi tidak apek, warna tidak pudar, hingga teksturnya akan selalu lembu dan halus. Berikut ulasannya untuk Anda.

1. Cuci handuk baru sebelum digunakan

Sebelum menggunakannya pertama kali, Anda harus mencucinya terlebih dahulu. Karena sebagian besar handuk baru masih dilapisi silikon atau pelapis lain yang menghalangi daya serap. Jika dicuci, daya serap handuk akan maksimal.

2. Cuci pakai cuka

Gunakan air hangat untuk merendam handuk. Setelah memasukkan deterjen, tambahkan cuka. Ini bermanfaat untuk mempertahankan warna handuk agar tak luntur akibat residu deterjen.

3. Rutin cuci handuk

Lakukan pencucian handuk setiap 3-4 hari sekali. Selalu gunakan air hangat untuk mencuci pakaian. Jika handuk berwarna putih, pisahkan pencuciannya dengan pakaian berwarna.

4. Usahakan cuci secara terpisah

Handuk sebaiknya di cuci terpisah dengan pakaian. Agar tidak saling bertukar bakteri dalam pakaian. Selain itu handuk memiliki beban yang berat, berbeda dengan pakaian pada umumnya. Jika dipisah, mesin akan menyesuaikan pencucian dengan caranya masing-masing.

5. Jangan terlalu sering gunakan pelembut

Pelembut dapat membuat serat pada handuk rusak dari waktu ke waktu. Hal ini karena kandungan lilin yang terdapat pada pelembut pakaian.

6. Jangan dikeringkan secara berlebihan

Karena dapat merusak serat pada handuk. Gunakan pengaturan yang sesuai untuk mengeringkan handuk.

(Vivin Lizetha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya