Menariknya, aktivitas tersebut adalah salah satu wujud dukungan KBRI Washington DC bersama masyarakat dan diaspora Indonesia terhadap upaya pendaftaran kebaya sebagai warisan tak benda UNESCO.
Dihelat cukup meriah, para peserta berjalan dari depan Smithsonian Castle menuju salah satu Reflection Pool Gedung Capitol. Para perempuan Indonesia pencinta kebaya tersebut berjalan tampil anggun dan elegan kebaya warna-warni seraya melantunkan lagu-lagu Indonesia.
Sedangkan untuk di linimasa sosial media, masyarakat bisa menggiatkan gerakan 'Kebaya Goes to UNESCO' dengan berpartisipasi melalui akun Instagram “kebayagoestounesco”. Siapa pun bisa ikut mendukung gerakan ini, bisa perorangan pribadi atau bergabung dengan komunitas.
Mengutip akun Instagram "kebayagoestounesco", Jumat (28/10/2022) disebutkan baik perorangan atau pun komunitas kebaya, caranya tinggal mengunggah foto tampilan diri mengenakan kebaya di akun Instagram (pribadi atau komunitas) masing-masing dengan foto yang sesuai pakem.
(Foto: Tangkapan layar Instagram @kebayagoestounesco)
Sesuai pakem berkebaya di sini adalah, memakai kebaya bukaan depan, bisa berupa model Kutubaru, Encim atau Kartini yang dipadukan dengan kain atau wastra Nusantara.
Sebelum diunggah, pastikan Anda sudah mengikuti akun Instagram “kebayagoestounesco”. Saat diunggah, jangan lupa cantumkan tagar #KebayagoestoUnesco dan sematkan akun Instagram “kebayagoestounesco”.
BACA JUGA:Potret Seksi Cherry Quahst Selebgram Malaysia Eks Air Asia, Bikin Ogah Berkedip
BACA JUGA:Infeksi Covid-19 Bisa Jadi Pemicu Serangan Stroke?
(Rizky Pradita Ananda)