"Ada 49 anak gagal ginjal akut, 11 dirawat, 10 di PICU, 1 di UGD, 31anak meninggal dan 7 sembuh," ungkap dr. Lies saat konferensi pers di Jakarta, Kamis 20 Oktober lalu.
Sebagai catatan, sampai saat ini penyebab valid dari merebaknya kasus gangguan ginjal akut yang menyerang ratusan anak di kurang lebih 20 Provinsi di Indonesia ini masih misterius.
Kementerian Kesehatan RI sendiri masih terus melakukan investigasi dengan berkoordinasi dengan banyak pihak, seperti Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Badan Kesehatan Dunia (WHO), BPOM hingga pakar farmakologi klinis untuk menemukan apa penyebab dari gangguan ginjal akut pada anak ini.
BACA JUGA:Varian XBB Sudah Ada di Indonesia, Menkes Budi Prediksi Kenaikan Kasus di Awal Tahun
BACA JUGA:Syarat Wajib Vaksin Meningitis Calon Jamaah Umrah, Kemenkes: Ikut Aturan Pemerintah Arab Saudi
(Rizky Pradita Ananda)