CARA melakukan CPR dengan benar untuk pertolong pertama harus Anda ketahui. Tanggal apes memang tidak ada di dalam kalender, untuk itu sebaiknya Anda belajar mengenai pertolongan pertama.
Salah satunya adalah cara untuk melakukan CPR. CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) atau dikenal dengan RJP (Resusitasi Jantung Paru) merupakan sebuah tindakan untuk mengembalikan kemampuan bernafas serta mengembalikan sirkulasi darah alam tubuh.
Untuk melakukan CPR tentu tidak bisa sembarangan. Berikut Cara Melakukan CPR dengan benar untuk pertolongan pertama.
Dilansir dari American Red Cross, sebelum melakukan CPR Anda harus memprhatikan beberapa hal di bawah ini:
Memeriksa keamanan lokasi di sekitar Anda. Cara ini dialkukan agar orang yang tidak sadarkan diri dan juga Anda berada di tempat yang aman. Apabila orang tersebut tidak responsif, lakukan pemeriksaan responsivitas, pernapasan, pendarahan, dan kondisi lain yang mungkin bisa mengancam nyawa menggunakan teraikan, ketukan, atua goncangan. Jika orang tersebut tetap tidak merespon dan bernafas secara terengah-engah, segera hubungi layanan medis dan lakukan CPR hingga bantuan datang.
Cara melakukan CPR dengan benar untuk pertolong pertama terbagi menjadi tiga, yaitu CAB atau Compresion, Ariways, dan Breathing. Berikut tahapan lengkapnya:
1. Tahap kompresi dada / compression
Apabila Anda menemukan seseorang yang tidak sadarkan diri dengan denyut jantung tak terdeteksi, lakukan CPR pada bagian dada. Baringkan korban di permukaan yang rata dan keras. Anda harus mengambil posisi berlutut di samping leher atau bahu korban/ Letakkan salah satu telapak tangan Anda di dada tengah korban atau di antara payudara. Letakkan juga telapak tangan Anda yang lain di atas telapak tangan pertama. Pastikan siku Anda lurus dengan bahu atas sejajar. Mulai menekan dada korban setidaknya 100-200 kali permenit dengan kecepatan 1-2 tekanan per detik. Lakukan penekanan dengan kekuatan tubuh bagian atas dan jangan menggunakan kekuatan lengan.
Pastikan Anda melihat tanda korban bernafas atau memberikan respon. Jika tidak, lakukan tahap selanjutnya.
2. Tahap membuka jalur nafas / airways
Cara melakukan tahap ini adalah dengan mendongakkan kepala korban, letakkan tangan Anda di dahi korban, miringkan kepala korban ke belakang, angkat dagu korban secara perlahan untuk membuka saluran nafas.
3. Tahap pemberian nafas buatan / breathing
Setelah membuka saluran pernafasan korban, Anda bisa melakukan pemberian nafas buatan melalui mulut ke mulut atau mulut ke hidung. Meski demikian, cara ini hanya dilakukan jika Anda sudah terlatih.
Caranya:
Jepit hidung korban lalu ambil posisi untuk menempatkan mulut Anda ke mulut korban. Tiupkan nafas atau udara sebnayak 2 kali. lakukan cara ini sembari melihat dada korban apakah sudah bernapas atau belum. Jika belum, periksa kembali leher korban untuk mengetahui apakah ada sumbatan atau tidak.Ulangi proses kompresi sebanyak 30 kali diikuti dengan 2 kali nafas buatan.
Demikian sara melakukan CPR dengan benar untuk pertolong pertama. Semoga membantu.
(RIN)
(Rani Hardjanti)