“Hasil diskusi dengan tim dari Gambia yang mempunyai kasus serupa tentang dugaan ke arah konsumsi obat yang mengandung etilen glikol. Tapi hal ini perlu penelitian lebih lanjut karena tidak terdeteksi dalam darah,” tuturnya.
Pihaknya juga sedang koordinasi dengan World Healh Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia untuk melakukan investigasi kasus tersebut.
“Kemenkes saat ini sedang koordinasi dengan expert dari WHO yang mengadakan investigasi kasus di Gambia untuk mengetahui hasil investigasinya,” ujarnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)